Hukum Memberikan Daging Aqiqah Segar

Redaksi NU Online, aqiqah ialah kesunnahan yang biasa dicoba warga kala seseorang anak dilahirkan. Mereka setelah itu mengundang warga serta memberikan daging aqiqah dalam kondisi matang. Pertanyaannya, bolehkah aqiqah dibagikan dalam wujud daging fresh? Terima kasih. Wassalamu‘ alaikum wr. wb( MJ/ Depok)

Jawaban

Wassalamu‘ alaikum wr. wb. Hukum serta Hadisnya Bagi Islam

Penanya serta pembaca yang budiman. Mudah- mudahan Allah membagikan rahmat- Nya kepada kita seluruh. Aqiqah ialah ibadah penyembelihan hewan yang disarankan atas kelahiran anak manusia. Daging hewan sembelihan setelah itu dibagikan kepada kalangan fakir serta miskin.

Secara universal hewan aqiqah mempunyai kriteria yang sama dengan hewan kurban. Perihal yang sama berlaku dengan syarat pembagian dagingnya walaupun pembagian daging aqiqah disarankan dalam keadaan matang.

Pembagian daging aqiqah dalam keadaan matang ataupun siap saji bertabiat opsi. Pembagian daging aqiqah pula bisa dicoba dalam wujud daging fresh saat sebelum dimasak sebagaimana penjelasan dalam mazhab Syafi’ i berikut ini Aqiqah murah Jakarta .

قَوْلُهُ(لَكِنْلَايَجِبُالتَّصَدُّقُإلَخْ)أَيْوَلَوْكَانَتْمَنْذُورَةًمرأَيْبَلْهُوَمُخَيَّرٌبَيْنَالتَّصَدُّقِبِالنِّيءِ،وَالْمَطْبُوخِ

Maksudnya,“( Namun tidak harus disedekahkan…dan seterusnya) sekalipun itu dinadzarkan sebagaimana penjelasan Syekh Meter Ramli. Dia boleh memilah antara menyedekahkannya dalam kondisi daging fresh( daging mentah) serta dalam keadaan matang,”( Amati Syekh Sulaiman Al- Bujairimi, Hasyiyatul Bujarimi alal Manhaj).

Dari penjelasan ini, kita bisa merumuskan kalau pembagian daging aqiqah tidak wajib dicoba dalam kondisi matang. Pembagian daging aqiqah boleh dicoba dalam keadaan mentah ataupun belum dimasak.

فَيَجِبُالتَّصَدُّقُبِجَمِيعِهَاعَلَىالْفُقَرَاءِشَوْبَرِيٌّ،وَيَتَخَيَّرُبَيْنَأَنْيَتَصَدَّقَبِجَمِيعِهَانِيئًا،وَبَيْنَأَنْيَتَصَدَّقَبِالْبَعْضِنِيئًا،وَبِالْبَعْضِمَطْبُوخًاوَلَايَصِحُّأَنْيَتَصَدَّقَبِالْجَمِيعِمَطْبُوخًا

Maksudnya,“ Seluruhnya harus disedekahkan kepada orang fakir sebagaimana pemikiran As- Syaubari. Seorang boleh memilah antara menyedekahkan seluruhnya dalam kondisi mentah, ataupun menyedekahkannya sebagian dalam kondisi mentah serta sebagiannya dalam keadaan matang. Tidak legal menyedekahkan seluruhnya dalam kondisi matang,”( Amati Syekh Sulaiman Al- Bujairimi, Hasyiyatul Bujarimi alal Manhaj).

Hukum Memberikan Daging Aqiqah Segar

Post navigation


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *